Minggu, 01 Januari 2012

Tugas aplikomp semester 1 TI-A

Contoh Penggunaan HLOOKUP dan VLOOKUP pada Ms. Excel

  1. Buka program aplikasi openoffice calc
  2. Buat keterangan tabel seperti di bawah ini






   3. Untuk Golongan, berikan formula seperti di bawah ini :
          =LEFT(C2;1)
Logika :
jika formula ini di jalankan maka cell pada D2 akan menampilkan karakter pertama dari isi cell C2.

1  4. Untuk Tahun, berikan formula seperti di bawah ini :
=MID(C2;4;2)
Logika :
Jika formula ini di jalankan maka pada cell E2 akan menampilkan 2 karakter dimulai dari karakter ke-4 dari isi cell C2

5. Untuk Gaji Pokok, berikan formula dan aturan HLOOKUP seperti di bawah ini :
Buat data HLOOKUP dengan cara memblok cell A9-F10

  
Setelah itu masuk ke menubar insert lalu pilih Names, setelah itu klik Define. Jika sudah masuk, buat nama untuk hlookupnya. Misalnya Gapok lalu klik OK.


Setelah dibuat, masukan formula seperti di bawah ini :
=HLOOKUP(D2;Gapok;2)
Logika :
Jika formula ini di jalankan maka komputer akan mencocokkan data dari cell D2 dengan data define names yang telah dibuat. Apabila ada yang cocok nilainya, maka pada cell E2 akan menampilkan nilainya.


6.      Untuk Tunjangan, berikan formula dan aturan VLOOKUP seperti di bawah ini :
Buat data VLOOKUP dengan cara memblok cell A15-E20

Setelah itu masuk ke menubar insert lalu pilih Names, setelah itu klik Define. Jika sudah masuk, buat nama untuk vlookupnya. Misalnya Tunjangan lalu klik OK.
  •      Setelah dibuat, masukan formula seperti di bawah ini :
=IF(G2=”Menikah”;VLOOKUP(D2;Tunjangan;2);VLOOKUP(D2;Tunjangan;3))
Logika :
Jika formula ini dijalankan maka komputer akan menjalankan perintah kondisi dimana ;
-          jika nilai dari cell G2 adalah Menikah maka komputer akan mencocokan data tersebut dengan data names tunjangan kolom ke 2 yang telah dibuat sebelumnya. Setelah mencocokan data, maka pada cell H2 akan ditampilkan nilainya.
-          Selain dari Menikah (Tidak Menikah) maka komputer akan mencocokan data tersebut dengan data names tunjangan kolom ke 3 yang telah dibuat sebelumnya. Setelah mencocokan data, maka pada cell H2 akan ditampilkan nilainya.

7.      Untuk Jumlah Gaji, masukan formula seperti di bawah ini :
                 =SUM(F2:H2)
                Logika :
                Nilai dari cell J2 adalah penjumlahan dari nilai pada cell F2 dengan cell H2
            8. Untuk Potongan, masukan formula seperti di bawah ini :
                   =(J2*15%)
Logika :
Nilai dari cell K2 adalah nilai dari cell J2 x dengan 15 %

             9. Untuk Gaji Total, masukan formula seperti di bawah ini :
                 =J2-K2
                  Logika :
                  Nilai dari cell L2 adalah nilai dari cell J2 dikurang dengan cell K2

 

Menggunakan Tabel Pivot untuk Meringkas Data

Misalnya anda memiliki data penjualan yang isinya 50.000 baris seperti terlihat pada Gambar 1
Dengan data itu anda ingin membuat laporan ringkas yang menunjukkan penjualan per wilayah dan  produk (region and product).
               Gambar 1. Ringkas tabel data berikut.

 


 
          Caranya:
Untukmeringkas data di atas, anda dapat menggunakan pivot table. Pivot tables sngat cocok untuk analisis data seperti di atas.
          Peringatan:
            Pivot tables di Excel 2007 sangat berubah dari versiExcel 97-2003. Untuk membuat ringkasan pendapatan berdasarkan wilayah dan produk membutuhkan klik mouse sebanyak 4 kali dan satu kali tahan tarik mouse (drag):
Pastikan bahwa data yang ada dalam daftar memiliki judul (pada baris paling atas) yang berbeda satu dengan lainnya (unik).
         Pilih salah satu sel dalam database (data anda). Pilih Menu Insert – Pivot Table.
IntelliSense Excel (sensor cerdas Excel) akan menduga range data anda. Dan biasanya benar seperti pada Gambar 2. Dan Klik OK.
Dengan menekan tombok OK, anda akan melihat tabel pivot yang masih kosong dan dua toolbar tabel pivot baru, dan sebuah dialog daftar PivotTable baru. Dialog Excel versi 2007 memperlihatkan daftar filed pada bagian atas dan empat tempat meletakkan (Drop Zone) field pada bagian bawah dialog, seperti terlihat pada Gambar
Sedangkan pada Excel versi sebelumnya, maka anda harus menarik field dari Dialog Field
List langsung ke pivot table. Proses ini sangat menyulitkan bagi orang yang masih baru mengenal pivot tables. Dalam Excel 2007, anda menarik field dari dialog field list bagian atas ke zona yang yang cocok pada bagian bawah dialog Field List. Biasanya dengan hanya meng-klik field yang ada di dialog Field List akan menempatkan field tersebut pada zona yang tepat. Untuk kasus yang kita miliki ini, maka kita mencoba meletakkan produk merupakan daftar yang ke bawah (judul baris) sedangkan wilayah merupakan judul mendatar (judul kolom).
 
                Gambar 3. Dialog PivotTable Field List di bagian atas dan Drop Zone di Bagian Bawah
Klik Check box Produk di Dialog Field List bagian atas. Excel akan secara otomatis memasukkan ke dalam Row Labels (Label baris) pada drop zone. Pivot table akan menunjukkan daftar produk satu per satu (tidak ada duplikasi) pada Kolom A (lihat Gambar 4).

                 Gambar 4. Klik sebuah field text, dan Excel memasukkan field itu ke area Baris.
Klik check box Pendapatan yang ada di dialog Field List bagian atas. Dan karena field tersebut adalah numeric maka Excel akan menambahkan pada bagian Values (nilai) dari pivot table.
Jika anda meng-klik check box Wilayah, maka Excel akan meletakkan field tersebut di area row pada pivot table. Karena anda ingin wilayah menjadi judul kolom maka, klik mouse, tahan dan tariklah field Wilayah dari dialog Field List dan letakkan di drop zone Column Labels yang terletak di bagian bawah dialog Field List.
Hasilnya adalah ringkasan data penjualan berdasarkan produk dan wilayah, seperti terlihat dalam Gambar 5.

            Gambar 5. Pivot table membuat anda mudah untuk meringkas laporan.
             Tingkat Lanjut: Pivot table memberikan banyak opsi (pilihan) yang sangat berguna.

             Untuk Pemakai Versi Sebelumnya:
Jika anda menyukai pivot table pro pada Excel versi sebelumnya, maka anda akan dengan cepat menggunakan pivot tableExcel 2007. Drop zones telah diubah namanya. Drop Zone Row Area sekarang bernama Row Labels. Sedangkan drop zone Column Area sekarang menjadi Column Labels. Drop Page Field menjadi Report Filter. Dan drop zone Data Area menjadi ? Values (walaupun saya menyebutnya drop zone Values, dengan mengabaikan symbol ?).

            Agar Lebih Mudah:
Padaawal pembuatan sebuah Pivot Table, maka dialog PivotTable Field List akan berada di layar sebelah kanan. Anda dapat memindahkan ke tengah dengan cara klik pada Judul Dialog dan tarik ke worksheet agar terlihat mengambang di atas worksheet dan mempermudah anda dalam mengatur data. Dalam membuat artikel ini saya menggeser ke tengah agar tampak dalam gambar yang disajikan sebagai contoh.

            Bentuk Drop Zone:
Anda dapat mengatur bentuk dialog PivotTable Field List dengan mengklik dropdown pada bagian atas. Bentuk yang ditawarkan untuk tampilan ini ada lima (5). Tiga diantaranya tidak menyertakan daftar field atau drop zones. Jika tampilan dialog box anda tidak menampilkan salah satu bagian tersebut, maka gunakan panah dropdown untuk mengembalikan tampilan ke Fields Section and Areas Section Stacked. Ada juga yang menampilkan field dan drop zone secara berdampingan.

           Kesimpulan:
PerintahInsert – Pivot Table dapat meringkas ribuan baris data secara cepat. Excel tidak membutuhkan anda mengerti ru
musnya. Anda hanya harus dapat meletakkan field ke dala tata letak (layout) laporan.

         Perintah Di Menu: Insert – Pivot Table