1. Buka program aplikasi openoffice calc
2. Buat keterangan tabel seperti di bawah ini
3. Untuk Golongan, berikan formula
seperti di bawah ini :
=LEFT(C2;1)
Logika
:
jika formula ini di jalankan maka cell pada D2 akan
menampilkan karakter pertama dari isi cell C2.
1 4. Untuk Tahun, berikan formula seperti
di bawah ini :
=MID(C2;4;2)
Logika :
Jika formula ini di jalankan maka pada
cell E2 akan menampilkan 2 karakter dimulai dari karakter ke-4 dari isi cell C2
5. Untuk Gaji Pokok, berikan formula
dan aturan HLOOKUP seperti di bawah ini :
Buat data HLOOKUP dengan cara memblok
cell A9-F10
Setelah itu masuk ke menubar insert
lalu pilih Names, setelah itu klik Define. Jika sudah masuk, buat nama untuk
hlookupnya. Misalnya Gapok lalu klik OK.
Setelah dibuat, masukan formula
seperti di bawah ini :
=HLOOKUP(D2;Gapok;2)
Logika
:
Jika formula ini di jalankan maka komputer
akan mencocokkan data dari cell D2 dengan data define names yang telah dibuat.
Apabila ada yang cocok nilainya, maka pada cell E2 akan menampilkan nilainya.
6.
Untuk Tunjangan, berikan formula
dan aturan VLOOKUP seperti di bawah ini :
Buat data VLOOKUP dengan cara memblok
cell A15-E20
Setelah itu masuk ke menubar insert
lalu pilih Names, setelah itu klik Define. Jika sudah masuk, buat nama untuk
vlookupnya. Misalnya Tunjangan lalu klik OK.
- Setelah dibuat, masukan formula seperti di bawah ini :
=IF(G2=”Menikah”;VLOOKUP(D2;Tunjangan;2);VLOOKUP(D2;Tunjangan;3))
Logika :
Jika formula ini dijalankan maka
komputer akan menjalankan perintah kondisi dimana ;
-
jika nilai dari cell G2 adalah Menikah maka komputer akan mencocokan data
tersebut dengan data names tunjangan kolom ke 2 yang telah dibuat sebelumnya.
Setelah mencocokan data, maka pada cell H2 akan ditampilkan nilainya.
-
Selain dari Menikah (Tidak Menikah) maka komputer akan mencocokan data tersebut
dengan data names tunjangan kolom ke 3 yang telah dibuat sebelumnya. Setelah
mencocokan data, maka pada cell H2 akan ditampilkan nilainya.
7.
Untuk Jumlah Gaji, masukan formula
seperti di bawah ini :
=SUM(F2:H2)
Logika :
Nilai dari cell J2 adalah penjumlahan dari nilai pada
cell F2 dengan cell H2
8. Untuk Potongan, masukan formula
seperti di bawah ini :
=(J2*15%)
Logika :
Nilai dari cell K2 adalah nilai dari cell J2 x dengan 15 %
9. Untuk Gaji Total, masukan formula
seperti di bawah ini :
=J2-K2
Logika :
Nilai dari cell L2 adalah nilai dari cell J2 dikurang
dengan cell K2
Menggunakan Tabel Pivot untuk Meringkas Data
Misalnya anda memiliki data penjualan yang isinya
50.000 baris seperti terlihat pada Gambar 1
Dengan data itu anda ingin membuat laporan ringkas
yang menunjukkan penjualan per wilayah dan produk (region and product).
Gambar 1. Ringkas tabel data
berikut.
Caranya:
Untukmeringkas data di atas, anda dapat menggunakan
pivot table. Pivot tables sngat cocok untuk analisis data seperti di atas.
Peringatan:
Pivot tables di Excel 2007 sangat
berubah dari versiExcel 97-2003. Untuk membuat ringkasan pendapatan berdasarkan
wilayah dan produk membutuhkan klik mouse sebanyak 4 kali dan satu kali tahan
tarik mouse (drag):
Pastikan bahwa data yang ada dalam daftar memiliki
judul (pada baris paling atas) yang berbeda satu dengan lainnya (unik).
Pilih salah
satu sel dalam database (data anda). Pilih Menu Insert – Pivot Table.
IntelliSense Excel (sensor cerdas Excel) akan menduga
range data anda. Dan biasanya benar seperti pada Gambar 2. Dan Klik OK.
Dengan menekan tombok OK, anda akan melihat tabel
pivot yang masih kosong dan dua toolbar tabel pivot baru, dan sebuah dialog
daftar PivotTable baru. Dialog Excel versi 2007 memperlihatkan daftar filed
pada bagian atas dan empat tempat meletakkan (Drop Zone) field pada bagian
bawah dialog, seperti terlihat pada Gambar
Sedangkan pada Excel versi sebelumnya, maka anda harus
menarik field dari Dialog Field
List langsung ke pivot table. Proses ini sangat
menyulitkan bagi orang yang masih baru mengenal pivot tables. Dalam Excel 2007,
anda menarik field dari dialog field list bagian atas ke zona yang yang cocok
pada bagian bawah dialog Field List. Biasanya dengan hanya meng-klik field yang
ada di dialog Field List akan menempatkan field tersebut pada zona yang tepat.
Untuk kasus yang kita miliki ini, maka kita mencoba meletakkan produk merupakan
daftar yang ke bawah (judul baris) sedangkan wilayah merupakan judul mendatar
(judul kolom).
Gambar 3. Dialog
PivotTable Field List di bagian atas dan Drop Zone di Bagian Bawah
Klik Check box Produk di Dialog Field List bagian
atas. Excel akan secara otomatis memasukkan ke dalam Row Labels (Label baris)
pada drop zone. Pivot table akan menunjukkan daftar produk satu per satu (tidak
ada duplikasi) pada Kolom A (lihat Gambar 4).
Gambar 4. Klik sebuah
field text, dan Excel memasukkan field itu ke area Baris.
Klik check box Pendapatan yang ada di dialog Field
List bagian atas. Dan karena field tersebut adalah numeric maka Excel akan
menambahkan pada bagian Values (nilai) dari pivot table.
Jika anda meng-klik check box Wilayah, maka Excel akan
meletakkan field tersebut di area row pada pivot table. Karena anda ingin
wilayah menjadi judul kolom maka, klik mouse, tahan dan tariklah field Wilayah
dari dialog Field List dan letakkan di drop zone Column Labels yang terletak di
bagian bawah dialog Field List.
Hasilnya adalah ringkasan data penjualan berdasarkan
produk dan wilayah, seperti terlihat dalam Gambar 5.
Gambar 5. Pivot table
membuat anda mudah untuk meringkas laporan.
Tingkat
Lanjut: Pivot
table memberikan banyak opsi (pilihan) yang sangat berguna.
Untuk
Pemakai Versi Sebelumnya:
Jika anda menyukai pivot table pro pada Excel versi
sebelumnya, maka anda akan dengan cepat menggunakan pivot tableExcel 2007. Drop
zones telah diubah namanya. Drop Zone Row Area sekarang bernama Row Labels.
Sedangkan drop zone Column Area sekarang menjadi Column Labels. Drop Page Field
menjadi Report Filter. Dan drop zone Data Area menjadi ? Values (walaupun saya menyebutnya
drop zone Values, dengan mengabaikan symbol ?).
Agar Lebih
Mudah:
Padaawal pembuatan sebuah Pivot Table, maka dialog
PivotTable Field List akan berada di layar sebelah kanan. Anda dapat memindahkan
ke tengah dengan cara klik pada Judul Dialog dan tarik ke worksheet agar
terlihat mengambang di atas worksheet dan mempermudah anda dalam mengatur data.
Dalam membuat artikel ini saya menggeser ke tengah agar tampak dalam gambar
yang disajikan sebagai contoh.
Bentuk Drop
Zone:
Anda dapat mengatur bentuk dialog PivotTable Field
List dengan mengklik dropdown pada bagian atas. Bentuk yang ditawarkan untuk
tampilan ini ada lima (5). Tiga diantaranya tidak menyertakan daftar field atau
drop zones. Jika tampilan dialog box anda tidak menampilkan salah satu bagian
tersebut, maka gunakan panah dropdown untuk mengembalikan tampilan ke Fields
Section and Areas Section Stacked. Ada juga yang menampilkan field dan drop
zone secara berdampingan.
Kesimpulan:
PerintahInsert – Pivot Table dapat meringkas ribuan
baris data secara cepat. Excel tidak membutuhkan anda mengerti ru
musnya. Anda hanya harus dapat meletakkan field ke dala tata letak (layout) laporan.
musnya. Anda hanya harus dapat meletakkan field ke dala tata letak (layout) laporan.
Perintah Di
Menu: Insert –
Pivot Table











